Langsung ke konten utama

Tentang Dia dan Senja

Dia dan Senja



Ku lihat mentari terbenam pergi
Namun sebelum itu
Indah jejaknya ia beri
Seperti senyummu dikala itu

Dengan perlahan ia pergi
Meninggalkan jejak setiap waktu
Namun dia selalu kembali
Membuat warna menghibur pilu

Bukan pergi untuk meninggalkan
Bukan kembali karena alasan
Mungkin ia hanya punya satu tujuan
Tapi ia miliki sejuta keindahan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Lupa

Siapa Kapan dan Dimana Belum mengenal belum mendalami Aku lupa kapan itu telah terjadi  Lupa bagaimana awal mulanya Tak ingat dengan siapa Saat ingin menghapusnya Ia datang dengan penuh asa Namun saat kuingat Terkadang membuatku terjatuh hebat Mungkin baiknya dipendam Dipendam dalam diam Takdirnya yang tak sejalan Sejalan dengan yang diinginkan

Hilang Arah

Langkah Jalan kaki bergerak kedepan Menapak kuat nan tegas Menatap kedepan penuh harapan Membawa hasrat yang tak pernah puas Namun satu waktu ia mulai ragu Mempertanyakan kembali tujuannya Bertanya lagi ingin apa aku Mencoba meyakinkan perginya Rasa penasaran mulai mengintai Mulai berlari dibayang-bayang mimpi Tergesa hati lekas melampaui Mengejar inginnya yang tak terhiraukan lagi