Langsung ke konten utama

Hilang Arah

Langkah




Jalan kaki bergerak kedepan
Menapak kuat nan tegas
Menatap kedepan penuh harapan
Membawa hasrat yang tak pernah puas


Namun satu waktu ia mulai ragu
Mempertanyakan kembali tujuannya
Bertanya lagi ingin apa aku
Mencoba meyakinkan perginya


Rasa penasaran mulai mengintai
Mulai berlari dibayang-bayang mimpi
Tergesa hati lekas melampaui
Mengejar inginnya yang tak terhiraukan lagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Dia dan Senja

Dia dan Senja Ku lihat mentari terbenam pergi Namun sebelum itu Indah jejaknya ia beri Seperti senyummu dikala itu Dengan perlahan ia pergi Meninggalkan jejak setiap waktu Namun dia selalu kembali Membuat warna menghibur pilu Bukan pergi untuk meninggalkan Bukan kembali karena alasan Mungkin ia hanya punya satu tujuan Tapi ia miliki sejuta keindahan

Aku Lupa

Siapa Kapan dan Dimana Belum mengenal belum mendalami Aku lupa kapan itu telah terjadi  Lupa bagaimana awal mulanya Tak ingat dengan siapa Saat ingin menghapusnya Ia datang dengan penuh asa Namun saat kuingat Terkadang membuatku terjatuh hebat Mungkin baiknya dipendam Dipendam dalam diam Takdirnya yang tak sejalan Sejalan dengan yang diinginkan